Perkuat Ekosistem Inovasi, Bappeda Ngawi dan Bappelitbangda Kota Batu Saling Berbagi Praktik Baik

BATU – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ngawi terus bergerak cepat dalam memperluas jaringan kolaborasi inovasi antardaerah. Setelah sukses menjalin sinergi dengan daerah lain, jajaran Bappeda Ngawi melanjutkan rangkaian kunjungan strategisnya dengan menyambangi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Batu pada Selasa (26/5/2026).

Kunjungan kerja ini berfokus pada pembahasan lanjutan mengenai komitmen Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait replikasi inovasi daerah. Langkah maraton ini diambil oleh Pemkab Ngawi sebagai bagian dari strategi matang untuk memperkaya dan memperkuat portofolio program inovatif di wilayahnya.

Melalui agenda ini, kedua pemerintah daerah berkomitmen untuk saling membuka pintu dalam mereplikasi program-program unggulan yang telah teruji efektivitasnya. Fokus utama dari replikasi ini diarahkan pada terobosan-terobosan yang potensial dan memenuhi indikator penilaian Innovative Government Award (IGA), sebuah ajang apresiasi tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Dengan mengadopsi inovasi yang sudah matang dari Kota Batu, Bappeda Ngawi berharap dapat mempercepat implementasi kebijakan publik yang efektif tanpa harus melewati fase uji coba dari nol. Sebaliknya, kerja sama ini juga membuka kesempatan bagi Kota Batu untuk mengadopsi praktik baik (best practices) yang telah sukses diterapkan di Kabupaten Ngawi.

Sinergi yang solid antara Kabupaten Ngawi dan Kota Batu ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan skor Indeks Inovasi Daerah (IID) masing-masing di ajang IGA 2026, tetapi juga melahirkan iklim birokrasi yang lebih adaptif. Ujung dari seluruh upaya replikasi ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih responsif, efisien, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.

Scroll to Top