NGAWI, 22 Juli 2026 — Pemerintah Kabupaten Ngawi resmi menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini ditujukan untuk mengakselerasi pembangunan kawasan berbasis riset sekaligus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Ngawi.

Pertemuan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ngawi, H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., yang disambut hangat oleh Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., beserta jajaran pimpinan dan sivitas akademika UII di Kampus UII Yogyakarta. Turut mendampingi Bupati dalam agenda ini, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Ngawi, antara lain Bappeda serta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Ngawi.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menegaskan bahwa sinergi bersama akademisi merupakan langkah krusial untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan daerah didasari pada perencanaan yang terukur dan berbasis pengetahuan (knowledge-based policy).
Dari hasil audiensi tersebut, kedua belah pihak menyepakati sejumlah agenda prioritas yang berfokus pada kemajuan masyarakat Ngawi secara berkelanjutan, di antaranya:
- Hilirisasi Riset Daerah: Mendorong hasil-hasil penelitian perguruan tinggi agar dapat diterapkan secara praktis guna mengoptimalkan berbagai komoditas dan potensi unggulan daerah sehingga memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih luas.
- Penguatan Pengabdian Masyarakat: Pengembangan skema magang bagi fresh graduate serta penerjunan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berkelanjutan yang difokuskan pada kawasan-kawasan strategis di Ngawi.
- Peningkatan Kapasitas SDM dan Pendidikan: Penjajakan potensi pembukaan kelas kerja sama jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3) yang ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Ngawi maupun masyarakat umum.
- Pengembangan Kawasan dan Sektor Kesehatan: Penguatan kapasitas layanan kesehatan masyarakat serta perencanaan pengembangan wilayah yang terintegrasi.
Sementara itu, pihak UII menyambut positif inisiatif Pemkab Ngawi dan menyatakan kesiapannya untuk menerjunkan sumber daya akademis yang dimiliki guna mendukung pemetaan potensi hingga implementasi program di lapangan.

Melalui kemitraan triple helix—yang memadukan peran akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat—sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi jembatan transfer pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemandirian daerah Kabupaten Ngawi secara berkelanjutan.
