NGLARAS: Layanan Terpadu Membuka Akses Sekolah bagi Anak dari Keluarga Rentan

Pendidikan merupakan hak setiap anak, namun masih terdapat anak dari keluarga miskin ekstrem yang mengalami kesulitan mengakses pendidikan karena keterbatasan ekonomi maupun informasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko putus sekolah dan menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat, Dinas Sosial Kabupaten Ngawi menghadirkan inovasi NGLARAS (Ngawi Gelar Layanan Akses Sekolah Rakyat). Program ini bertujuan membantu anak-anak dari keluarga rentan memperoleh akses pendidikan sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarganya. 

NGLARAS mengintegrasikan berbagai layanan mulai dari sosialisasi, pendataan calon siswa, verifikasi menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), hingga pendampingan keluarga. Pelaksanaannya melibatkan pemerintah desa, Puskesos, serta pendamping sosial agar proses penjangkauan masyarakat berjalan lebih efektif. Selain membantu proses seleksi siswa Sekolah Rakyat, program ini juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pendidikan dan menghubungkan keluarga dengan berbagai program pemberdayaan sosial. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Keunggulan NGLARAS terletak pada pelayanan yang terintegrasi antara sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial. Dengan memanfaatkan data kemiskinan sebagai dasar penentuan sasaran, program dapat menjangkau anak-anak yang benar-benar membutuhkan serta memberikan pendampingan secara berkelanjutan. Implementasi inovasi ini menunjukkan hasil yang positif. Sebanyak 1.200 data anak rentan berhasil disinkronkan ke dalam basis data Sekolah Rakyat, 150 anak berhasil direkrut sebagai calon siswa Sekolah Rakyat, serta 85 kepala keluarga memperoleh bantuan pemberdayaan ekonomi untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak. 

NGLARAS merupakan inovasi Dinas Sosial Kabupaten Ngawi yang memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan melalui layanan yang terintegrasi. Dengan menggabungkan pendataan, pendampingan, dan pemberdayaan keluarga, inovasi ini tidak hanya mendukung keberlanjutan pendidikan, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Scroll to Top