MANTAP SEKALI: Mempermudah Perekaman KTP Elektronik bagi Pelajar di Kabupaten Ngawi

Dokumen kependudukan merupakan identitas resmi yang wajib dimiliki setiap warga negara. Salah satu dokumen yang memiliki peran penting adalah Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), yang digunakan sebagai syarat dalam berbagai pelayanan publik, seperti perbankan, pendidikan, kesehatan, perpajakan, hingga pelayanan kepolisian. Oleh karena itu, setiap warga yang telah memenuhi syarat usia perlu segera memiliki KTP-el agar dapat mengakses berbagai layanan dengan mudah. Namun, dalam praktiknya masih banyak pelajar yang belum melakukan perekaman KTP-el karena harus datang langsung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Kondisi ini sering kali menyita waktu belajar, membutuhkan biaya transportasi, serta menyebabkan keterlambatan kepemilikan dokumen kependudukan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngawi menghadirkan inovasi MANTAP SEKALI (Perekaman KTP Anak Sekolah di Ngawi).

MANTAP SEKALI merupakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang menghadirkan layanan perekaman KTP-el langsung ke sekolah-sekolah, khususnya bagi siswa SMA, SMK, dan sederajat yang telah berusia 17 tahun atau akan segera berusia 17 tahun. Bagi siswa yang belum genap berusia 17 tahun, proses perekaman data tetap dilakukan lebih awal, sedangkan pencetakan KTP-el dilaksanakan setelah siswa mencapai usia 17 tahun. Melalui inovasi ini, petugas Disdukcapil mendatangi sekolah untuk melakukan perekaman biometrik, seperti foto, sidik jari, dan data penduduk lainnya. Dengan sistem jemput bola tersebut, siswa tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil sehingga proses pelayanan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Selain itu, kegiatan perekaman dapat dilakukan tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Program ini juga mendukung peningkatan kualitas database kependudukan Kabupaten Ngawi. Data yang diperoleh melalui perekaman KTP-el menjadi lebih lengkap, akurat, dan selalu diperbarui sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyelenggaraan berbagai pelayanan publik. Penerapan KTP-el juga menjamin bahwa setiap penduduk hanya memiliki satu identitas resmi karena dilengkapi dengan data biometrik dan sistem keamanan elektronik yang mampu mencegah pemalsuan maupun kepemilikan identitas ganda.

Selain memberikan kemudahan bagi pelajar, inovasi ini juga memberikan manfaat bagi pihak sekolah. Sekolah memperoleh data kependudukan siswa yang telah diverifikasi oleh Disdukcapil sehingga data administrasi sekolah menjadi lebih valid dan akurat. Sementara itu, bagi pemerintah daerah, inovasi ini membantu meningkatkan capaian kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus mendukung terciptanya database kependudukan yang berkualitas. Sejak dilaksanakan, program MANTAP SEKALI telah memberikan hasil yang positif. Lebih dari 600 pelajar SMA sederajat di Kabupaten Ngawi telah memperoleh KTP-el melalui layanan ini. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan dapat dilakukan secara lebih proaktif dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

MANTAP SEKALI merupakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang memberikan kemudahan bagi pelajar dalam memperoleh KTP elektronik tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil. Melalui layanan perekaman langsung di sekolah, program ini mampu menghemat waktu dan biaya, meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan, serta menghasilkan data kependudukan yang lebih akurat dan mutakhir. Dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelajar, Pemerintah Kabupaten Ngawi menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas. Inovasi ini diharapkan terus meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya administrasi kependudukan sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Scroll to Top