Pemenuhan kebutuhan pangan bergizi merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Namun, masih terdapat kelompok rentan seperti lansia sebatang kara, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko, balita gizi kurang, serta keluarga kurang mampu yang mengalami keterbatasan akses terhadap pangan bergizi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti anemia, gizi kurang, stunting, hingga memburuknya penyakit kronis. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Puskesmas Ngrambe menghadirkan inovasi MBAKO MAS BE (Membagi Sembako Masyarakat Sehat Bersama). Program ini mengintegrasikan bantuan sembako bergizi dengan pelayanan kesehatan sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan pangan, tetapi juga memperoleh pemeriksaan kesehatan, edukasi gizi, serta pendampingan secara berkelanjutan.

MBAKO MAS BE memanfaatkan data kesehatan sebagai dasar dalam menentukan penerima bantuan sehingga penyaluran menjadi lebih tepat sasaran. Sasaran program meliputi lansia terlantar, penyandang disabilitas, ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) atau anemia, balita gizi kurang maupun stunting, serta pasien penyakit kronis dari keluarga kurang mampu. Pelaksanaan program diawali dengan pendataan dan verifikasi melalui kunjungan rumah oleh petugas kesehatan. Setelah sasaran ditetapkan, Puskesmas bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah desa, kader kesehatan, PKK, Baznas, dunia usaha melalui CSR, dan masyarakat untuk menghimpun bantuan sembako bergizi. Penyaluran bantuan dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan sederhana, edukasi mengenai gizi seimbang dan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemantauan kondisi kesehatan penerima secara berkala.
Keunggulan MBAKO MAS BE terletak pada kolaborasi antara pelayanan kesehatan dan bantuan sosial dalam satu program terpadu. Bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana deteksi dini masalah kesehatan sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan status gizi masyarakat semakin baik, penyakit kronis lebih terkontrol, serta kepedulian sosial masyarakat terhadap kelompok rentan terus meningkat.
MBAKO MAS BE merupakan inovasi Puskesmas Ngrambe yang menggabungkan bantuan sembako bergizi dengan pelayanan kesehatan secara terintegrasi. Melalui pendataan berbasis kesehatan, kolaborasi lintas sektor, serta pendampingan yang berkelanjutan, program ini mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat rentan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Ngawi.