Ngawi — Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Kesehatan menghadirkan inovasi Lomba Desa Sehat sebagai upaya mendorong peran aktif masyarakat dalam pembangunan kesehatan di tingkat desa. Program ini tidak hanya dirancang sebagai ajang penilaian, tetapi juga sebagai strategi pembinaan agar desa semakin mampu menciptakan lingkungan yang sehat, perilaku hidup bersih, dan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Lahirnya inovasi ini berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat partisipasi warga di 217 desa dan kelurahan di Kabupaten Ngawi. Selama ini, upaya kesehatan kerap masih dipandang sebagai urusan pemerintah atau tenaga kesehatan semata, padahal keberhasilannya sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Karena itu, desa perlu didorong agar lebih aktif menghadirkan solusi atas persoalan kesehatan di lingkungannya sendiri, mulai dari sanitasi, posyandu, stunting, hingga perilaku hidup bersih dan sehat.
Melalui Lomba Desa Sehat, pendekatan itu kemudian diubah menjadi lebih partisipatif dan terukur. Penilaian dilakukan tidak hanya dari dokumen administrasi, tetapi juga lewat visitasi lapangan, presentasi inovasi desa, hingga kampanye digital yang dilakukan peserta. Aspek yang dinilai pun cukup luas, mulai dari keterlibatan masyarakat, keberadaan forum kesehatan desa, dukungan regulasi desa, hingga capaian indikator kesehatan seperti imunisasi, gizi balita, dan rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat.
Yang membuat inovasi ini menonjol adalah semangat perubahan yang dibawanya. Lomba ini diarahkan untuk menggeser pola pembangunan kesehatan dari yang semula lebih berbasis program pemerintah menjadi gerakan yang tumbuh dari warga. Desa didorong menjadi pusat perubahan, sementara masyarakat, kader kesehatan, dan pemerintah desa diberi ruang untuk menunjukkan inisiatif lokal, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta membangun budaya sehat yang berkelanjutan.
Lomba Desa Sehat diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat kelembagaan desa, melahirkan inovasi lokal, serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat. Dokumen inovasi juga mencatat hasil yang diharapkan berupa terwujudnya lingkungan desa yang lebih sehat, meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan dasar, penguatan peran kader dan lembaga desa, hingga terbukanya peluang replikasi program di wilayah lain. Dengan kata lain, inovasi ini menjadi cara Ngawi untuk menjadikan desa bukan hanya objek pembangunan kesehatan, tetapi juga pelaku utamanya.