PENGANTIN TERSIPU Sehat Sebelum Nikah Siap Hadapi Masa Depan

Ngawi – Program inovasi PENGANTIN TERSIPU (Pelayanan Calon Pengantin Terpadu Satu Pintu) yang digagas oleh Puskesmas Pangkur, Kabupaten Ngawi, menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi masyarakat. Program ini hadir sebagai respon atas masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), yang salah satunya disebabkan kurangnya kesiapan kesehatan calon pengantin sebelum memasuki masa pernikahan dan kehamilan.

Selama ini, pemeriksaan kesehatan pra nikah dinilai belum optimal karena hanya terbatas pada pemeriksaan fisik sederhana untuk memperoleh surat keterangan sehat. Minimnya pemahaman calon pasangan usia subur terkait kesehatan reproduksi, ditambah dengan keengganan melakukan pemeriksaan karena proses yang dianggap rumit dan memakan waktu, menjadi tantangan tersendiri. Kondisi ini mendorong Puskesmas Pangkur untuk menghadirkan inovasi layanan terpadu yang lebih praktis, cepat, dan komprehensif.

Melalui program PENGANTIN TERSIPU, calon pengantin dapat mengakses berbagai layanan kesehatan dalam satu pintu, mulai dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan kesehatan reproduksi, hingga konseling terkait kesiapan mental dan kehidupan berumah tangga. Inovasi ini juga melibatkan lintas sektor, seperti KUA, tokoh agama, serta pemerintah desa, guna memastikan bahwa setiap calon pengantin mendapatkan edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelum menikah.

Selain memberikan kemudahan akses layanan, program ini juga bertujuan mendeteksi secara dini berbagai potensi masalah kesehatan, termasuk penyakit menular seksual dan risiko kehamilan. Dengan demikian, calon pengantin dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik dari segi fisik maupun mental, sehingga mampu membangun keluarga yang sehat dan berkualitas. Upaya ini juga diharapkan dapat menekan angka komplikasi saat kehamilan serta menurunkan risiko kematian ibu dan bayi.

Kehadiran inovasi PENGANTIN TERSIPU tidak hanya memberikan manfaat bagi calon pengantin, tetapi juga bagi tenaga kesehatan dan pemerintah daerah. Pelayanan yang terintegrasi membuat proses lebih efisien, cepat, dan akurat dalam pencatatan data. Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan siap menghadapi masa depan.

Scroll to Top