PADUKA BERISTRI Sentuhan Nyata untuk Ibu dan Bayi Sehat

Ngawi – Puskesmas Karangjati terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui inovasi bertajuk PADUKA BERISTRI (Pelayanan Terpadu Puskesmas Karangjati untuk Ibu Hamil Risiko Tinggi). Program ini hadir sebagai respons terhadap tingginya jumlah ibu hamil risiko tinggi di wilayah tersebut. Berdasarkan data tahun 2016, dari total 603 ibu hamil, sebanyak 165 di antaranya atau sekitar 27 persen tergolong berisiko tinggi, dengan Desa Rejuno menjadi wilayah dengan angka tertinggi.

Kondisi geografis Desa Rejuno yang berada di dataran tinggi dan sebagian wilayahnya berupa hutan menjadi salah satu tantangan utama dalam akses pelayanan kesehatan. Selain itu, rendahnya kesadaran pemeriksaan kehamilan sejak dini juga menyebabkan keterlambatan deteksi komplikasi. Padahal, kehamilan risiko tinggi seperti usia ibu terlalu muda atau terlalu tua, kondisi fisik tertentu, hingga riwayat penyakit dapat meningkatkan potensi bahaya bagi ibu dan bayi.

Menjawab permasalahan tersebut, Puskesmas Karangjati membentuk tim terpadu yang terdiri dari berbagai tenaga kesehatan, mulai dari dokter, bidan, analis kesehatan, hingga nutrisionis. Tim ini bekerja secara kolaboratif dalam menjalankan program PADUKA BERISTRI, yang berfokus pada deteksi dini, pendampingan, serta penanganan ibu hamil risiko tinggi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Program ini tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga memastikan ibu hamil mendapatkan pendampingan intensif selama masa kehamilan hingga persalinan. Dengan pendekatan proaktif, tenaga kesehatan melakukan kunjungan dan pemantauan langsung untuk memastikan kondisi ibu dan janin tetap terjaga. Upaya ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi ibu hamil, sekaligus meminimalkan risiko komplikasi.

Hasil implementasi program ini menunjukkan dampak positif. Dalam periode 2020 hingga 2023, tidak tercatat adanya angka kematian ibu maupun bayi di wilayah kerja Puskesmas Karangjati. Selain itu, angka kejadian bayi berat lahir rendah dan stunting juga dapat ditekan. Melalui PADUKA BERISTRI, Puskesmas Karangjati optimistis mampu terus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menurunkan risiko kehamilan di wilayahnya.

Scroll to Top