BRIN Perkuat Talenta Riset Nasional Lewat Program Degree by Research, ASN Bisa Kuliah S2–S3 Tanpa Tinggalkan Tugas

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat strategi pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang riset dan inovasi melalui Program Degree by Research (DbR). Program ini dirancang sebagai skema pendidikan pascasarjana berbasis riset bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sumber daya manusia lainnya, tanpa harus meninggalkan tugas kedinasan.

Degree by Research merupakan program pendidikan formal jenjang magister (S2) dan doktor (S3) yang mengintegrasikan kegiatan riset langsung dengan pendidikan akademik. Melalui skema ini, peserta tidak hanya menempuh studi, tetapi sekaligus terlibat aktif dalam kegiatan penelitian yang selaras dengan agenda riset nasional dan kelompok riset yang ada di BRIN.

Program DbR menjadi bagian penting dari implementasi Asta Cita Pemerintah Indonesia, khususnya dalam membangun manajemen talenta nasional dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global. BRIN memposisikan DbR sebagai instrumen strategis untuk mempercepat lahirnya talenta riset unggul yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sejumlah keunggulan ditawarkan melalui program ini. Peserta DbR berkesempatan mendapatkan bimbingan langsung dari periset BRIN yang memiliki kepakaran sesuai bidang riset, memanfaatkan fasilitas riset BRIN, serta memperoleh pendanaan riset. Selain itu, kolaborasi riset dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri menjadi bagian integral dari pelaksanaan program, mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan jejaring akademik internasional.

Tujuan utama Program Degree by Research mencakup peningkatan kapasitas talenta riset dan inovasi, penguatan kolaborasi penelitian, peningkatan proporsi sumber daya manusia bergelar magister dan doktor, serta kontribusi terhadap indeks daya saing sumber daya manusia Indonesia secara global. Program ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan kompetensi SDM secara berkelanjutan, sejalan dengan transformasi birokrasi dan ekonomi berbasis pengetahuan.

Dalam pelaksanaannya, peserta DbR wajib memiliki topik riset yang relevan dengan kegiatan kelompok riset di BRIN serta didampingi oleh co-promotor dari BRIN. Co-promotor tersebut harus bergelar doktor, memiliki publikasi internasional bereputasi dengan H-index minimal 3, serta menjamin keberlangsungan riset selama masa studi peserta. Skema ini memastikan riset yang dilakukan memiliki kualitas ilmiah sekaligus relevansi strategis nasional.

Proses pendaftaran Program DbR dilakukan secara daring melalui sistem informasi resmi BRIN. Tahapan seleksi meliputi verifikasi dokumen, seleksi proposal riset, seleksi wawancara, hingga penerbitan surat jaminan pembiayaan. Peserta yang dinyatakan lolos akan mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan, termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai jenjang dan ketentuan yang berlaku.

Melalui Program Degree by Research, BRIN menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem riset nasional yang terintegrasi antara pendidikan tinggi, lembaga riset, dan kebutuhan pembangunan. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi peneliti dan inovator yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendorong kemajuan Indonesia menuju negara berdaya saing tinggi.

Scroll to Top