MAS REJO BAKUL CETING, Inovasi Desa Bangunrejo Ngawi untuk Cegah Stunting Lewat Keluarga

Ngawi – Masalah stunting masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Ngawi. Menyadari hal tersebut, masyarakat Desa Bangunrejo, Kecamatan Karanganyar, menghadirkan inovasi unik bernama MAS REJO BAKUL CETING (Masyarakat Bangunrejo Bersama Keluarga Cegah Stunting) yang resmi diimplementasikan pada 3 Juni 2024.

Program ini lahir dari keprihatinan terhadap tingginya angka stunting di desa, yang disebabkan rendahnya pengetahuan gizi, pola asuh kurang optimal, serta keterbatasan ekonomi keluarga. Dengan mengedepankan peran keluarga dan komunitas lokal, inovasi ini mengajak masyarakat bersama pemerintah desa dan kader kesehatan untuk berkolaborasi menekan angka stunting.
Jika sebelumnya edukasi gizi hanya dilakukan secara konvensional lewat posyandu, kini inovasi ini menghadirkan pendekatan kunjungan rumah, forum keluarga sadar gizi, hingga kampanye visual berbahasa lokal seperti poster, video, dan infografis. Tokoh masyarakat, RT/RW, dan kader PKK juga dilibatkan secara aktif sebagai agen perubahan.
Program dimulai dengan pemetaan keluarga berisiko stunting oleh bidan desa dan kader posyandu. Selanjutnya, dilakukan sosialisasi, pelatihan gizi seimbang, pola asuh, dan sanitasi untuk kader serta keluarga. Setelah itu, kader melakukan kunjungan rumah, pemantauan rutin lewat buku kendali keluarga, hingga evaluasi intersektor yang melibatkan puskesmas, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan.


Hanya dalam tahun pertama, MAS REJO BAKUL CETING berhasil menurunkan angka stunting hingga 20%, membentuk 10 kelompok keluarga sadar gizi di setiap dusun, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesehatan. Pemerintah desa juga kini memiliki data terintegrasi untuk mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Selain fokus pada gizi anak, inovasi ini juga menekankan peran keluarga sebagai kunci utama pencegahan stunting. Dengan pendekatan berbasis komunitas dan kearifan lokal, program ini lebih mudah diterima masyarakat serta berpeluang direplikasi ke desa-desa lain di Kabupaten Ngawi.

MAS REJO BAKUL CETING diharapkan dapat menjadi model inovasi pencegahan stunting berbasis keluarga yang efektif, berkelanjutan, dan berkontribusi pada lahirnya generasi sehat, cerdas, serta produktif dari Desa Bangunrejo.

Scroll to Top