Desa Kartoharjo, Kabupaten Ngawi, terus menunjukkan semangat inovatifnya melalui lahirnya KriSagu (Keripik Sagu Unggul) — camilan kekinian berbasis bahan lokal yang memadukan kelezatan tempe dan sagu. Produk ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menjadi solusi nyata atas masalah pemanfaatan bahan pangan lokal yang selama ini kurang optimal. Tempe yang biasanya hanya digoreng dan sagu yang terbatas pada kudapan tradisional, kini naik kelas menjadi camilan modern yang gurih, sehat, dan renyah. KriSagu hadir sebagai langkah cerdas untuk mengurangi ketergantungan pada camilan pabrikan yang penuh pengawet, sambil menghidupkan kembali dapur-dapur rumah warga sebagai sentra ekonomi baru.

Tak sekadar menciptakan makanan enak, KriSagu juga membawa misi sosial dan ekonomi. Inovasi ini menyasar pemberdayaan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM desa, dengan memberikan pelatihan pengolahan, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Proses produksi KriSagu dapat dilakukan dari rumah dengan alat sederhana, membuat siapa saja bisa turut ambil bagian. Selain menambah penghasilan keluarga, masyarakat juga diajak memahami potensi besar dari tempe dan sagu sebagai komoditas bernilai jual tinggi. KriSagu pun menjadi bukti bahwa inovasi pangan lokal bisa menjadi jalan nyata untuk peningkatan kesejahteraan warga.
Dalam pengembangannya, masyarakat Kartoharjo telah dilatih untuk menghasilkan produk KriSagu yang higienis, berkualitas, dan bervariasi rasa. Mulai dari varian balado, pedas manis, hingga keju, semuanya dikemas dengan tampilan modern yang menarik. Dukungan dari Bappeda Kabupaten Ngawi menjadi energi penting dalam mewujudkan visi ini, termasuk dalam hal penyusunan standar produksi dan distribusi. Kini, KriSagu tidak hanya dipasarkan secara offline, tapi juga dipromosikan melalui media sosial, menjangkau konsumen muda dan pasar urban yang haus akan produk lokal otentik.
Melalui kerja sama dengan toko oleh-oleh, kafe, dan pasar modern, KriSagu siap melenggang menjadi ikon kuliner unggulan Desa Kartoharjo. Inovasi ini memperkuat citra desa sebagai penggerak ekonomi kreatif berbasis bahan lokal. Dengan branding yang kuat dan semangat gotong royong warga, KriSagu bukan hanya soal camilan — tapi tentang bagaimana desa membangun masa depan dari dapur sendiri. Dari Kartoharjo untuk Indonesia, KriSagu membuktikan bahwa rasa lokal pun bisa mendunia.