SIAGUNG Hadir, Urusan Administrasi Guru di Ngawi Kini Lebih Mudah

Ngawi, Jawa Timur — Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menghadirkan inovasi digital bernama SIAGUNG (Sistem Informasi Guru Ngawi). Aplikasi ini dikembangkan sebagai jawaban atas tingginya beban administrasi guru, khususnya dalam pengelolaan angka kredit dan proses kenaikan pangkat. Pengembangan SIAGUNG diawali dengan uji coba pada 1 November 2022, kemudian mulai diterapkan secara penuh sejak 6 April 2023. Hingga saat ini, aplikasi tersebut telah dimanfaatkan oleh ratusan guru dan tenaga kependidikan di berbagai wilayah Kabupaten Ngawi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi menjelaskan bahwa SIAGUNG dirancang untuk mengintegrasikan berbagai data penting dalam satu platform digital. Mulai dari data kepegawaian, absensi, kinerja, pelatihan, angka kredit, hingga penggajian, seluruhnya dapat diakses secara lebih mudah dan terpusat. Melalui aplikasi ini, guru dapat memantau data secara real-time, mengikuti perkembangan proses kenaikan pangkat, serta mengurangi pekerjaan administratif manual yang selama ini memakan banyak waktu dan biaya. “Inovasi ini mendukung transformasi digital layanan kepegawaian sejalan dengan kebijakan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik). Guru tidak lagi terbebani tumpukan dokumen fisik, dan dinas dapat melakukan monitoring kinerja secara cepat dan akurat,” jelasnya.

Selain mendorong efisiensi, SIAGUNG juga meningkatkan transparansi dalam layanan administrasi guru. Setiap guru dapat melihat secara langsung perkembangan penilaian angka kredit dan evaluasi kinerja melalui akun masing-masing. Kehadiran fitur kalkulator angka kredit otomatis turut membantu mempercepat proses verifikasi administrasi yang sebelumnya dapat berlangsung hingga berbulan-bulan. Lebih dari itu, SIAGUNG juga mendukung penguatan akuntabilitas dalam kebijakan pendidikan. Data yang terkumpul melalui aplikasi menjadi landasan bagi Dinas Pendidikan dalam merumuskan strategi peningkatan mutu guru sekaligus mendukung pemerataan tenaga pendidik di Kabupaten Ngawi.

Hingga tahun 2025, SIAGUNG telah diperkuat melalui berbagai regulasi daerah, memperoleh dukungan pendanaan, dan bahkan mulai direplikasi oleh daerah lain, salah satunya Kota Madiun. Hasil survei juga menunjukkan bahwa tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan aplikasi ini terus mengalami peningkatan, yang menjadi bukti nyata efektivitas inovasi tersebut dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan. Melalui kehadiran SIAGUNG, Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan birokrasi pendidikan yang lebih modern, efisien, transparan, dan berbasis data.

Scroll to Top