Transformasi Digital Riset: Bappeda Ngawi Perkuat Tata Kelola Jurnal Ilmiah Melalui Kolaborasi dengan UNS

SOLO – Memasuki hari kedua rangkaian agenda kerja di Jawa Tengah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ngawi melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) melaksanakan kunjungan strategis ke Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Jumat (17/04/2026). Kunjungan ini difokuskan pada upaya penguatan literasi ilmiah melalui koordinasi dan pendampingan teknis terkait pengelolaan Open Journal Systems (OJS).

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bappeda Kabupaten Ngawi dalam meningkatkan kualitas publikasi hasil penelitian dan pengembangan di tingkat daerah agar lebih profesional dan terstandarisasi secara digital.

Standarisasi dan Strategi Akreditasi Jurnal

Dalam pertemuan tersebut, tim dari Bappeda Ngawi melakukan diskusi intensif dengan pihak universitas mengenai berbagai aspek krusial dalam manajemen jurnal ilmiah. Fokus utama pembahasan mencakup penerapan standar pengelolaan jurnal yang baik guna memastikan setiap karya tulis yang diterbitkan memenuhi kaidah akademik yang ketat.

Selain itu, koordinasi ini juga menitikberatkan pada strategi peningkatan akreditasi jurnal. Melalui pendampingan teknis dari pakar di UNS, tim Litbang menggali langkah-langkah optimal untuk memenuhi kriteria penilaian akreditasi nasional, sehingga publikasi yang dikelola pemerintah daerah dapat meraih pengakuan ilmiah yang lebih tinggi.

Optimalisasi Sistem Publikasi Ilmiah

Agenda kunjungan ini juga mencakup aspek teknis mengenai optimalisasi sistem publikasi ilmiah berbasis OJS. Diskusi diarahkan pada bagaimana memaksimalkan fitur-fitur dalam sistem tersebut untuk mempermudah alur kerja editorial, mulai dari proses submisi naskah, peninjauan oleh mitra bestari (peer-review), hingga tahap publikasi akhir secara daring.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan tata kelola jurnal ilmiah di Kabupaten Ngawi dapat bertransformasi menjadi sistem yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Penguatan sistem publikasi ini menjadi sangat penting agar hasil-hasil riset daerah dapat terdiseminasi secara luas dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan kebijakan publik yang berbasis pada data ilmiah yang kuat.

Scroll to Top