Ngawi, 19 Mei 2026 – Bidang Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ngawi menerima mahasiswa magang dari Universitas Negeri Surabaya selama periode Januari hingga Mei 2026. Kegiatan magang ini diikuti oleh beberapa mahasiswa dari Universitas yang berbeda. Beberapa diantaranya empat mahasiswa lintas program studi, yaitu Aurellia Nur Febrianti dan Nasua Hanifah Aprima dari Program Studi S1 Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Intan Nur’aini dari Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Galuh Farida Sihmawardi dari Program Studi S1 Sistem Informasi Fakultas Teknik.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan pengembangan inovasi digital dan literasi informasi daerah di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ngawi. Salah satu kontribusi utama yang dilakukan adalah pengembangan aplikasi AKAR NGAWI (Ajang Kompetisi Inovasi dan Riset Ngawi).

AKAR NGAWI merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan lomba inovasi dan riset yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Ngawi. Aplikasi ini dirancang sebagai sarana tata kelola perlombaan agar seluruh proses pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih mudah, tertib, sistematis, transparan, dan terintegrasi.
Melalui aplikasi AKAR NGAWI, seluruh tahapan perlombaan dapat dilakukan secara digital, mulai dari proses pendaftaran peserta, pengumpulan karya inovasi dan riset, proses penilaian oleh dewan juri, hingga penentuan dan pengumuman pemenang. Selain itu, aplikasi ini juga memuat berbagai informasi pendukung, seperti jadwal kegiatan, data peserta, tahapan seleksi, hasil penilaian, serta dokumentasi pelaksanaan lomba.
Aplikasi AKAR NGAWI mulai digunakan sejak 7 Maret 2026 hingga seluruh rangkaian perlombaan selesai dilaksanakan. Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu mendukung transformasi digital daerah sekaligus meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan lomba inovasi dan riset di Kabupaten Ngawi. Selain itu, AKAR NGAWI juga menjadi bentuk komitmen Bappeda Ngawi dalam mendorong tumbuhnya budaya inovasi, kreativitas, dan riset di tengah masyarakat.

Kegiatan magang yang dilaksanakan mahasiswa di Bidang LITBANG Bappeda Ngawi juga selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pengembangan aplikasi AKAR NGAWI mendukung tujuan SDGs poin 9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, karena mendorong transformasi digital daerah melalui sistem tata kelola perlombaan inovasi dan riset yang lebih modern, efektif, dan terintegrasi.
Selain pengembangan aplikasi AKAR NGAWI, mahasiswa magang juga berkontribusi dalam pembuatan konten literasi inovasi daerah yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi @bappedangawi (https://www.instagram.com/bappedangawi?igsh=cTFzYXo5djlmb3dr). Konten yang dibuat berfokus pada edukasi mengenai 20 indikator inovasi perangkat daerah Kabupaten Ngawi yang digunakan dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah dan penghargaan Innovative Government Award (IGA).
Melalui konten berbentuk desain informasi dan video reels, mahasiswa membantu menyampaikan informasi terkait indikator penilaian inovasi daerah secara lebih menarik, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun perangkat daerah. Konten tersebut ditujukan untuk membantu perangkat daerah, puskesmas, kecamatan, desa, sekolah, serta berbagai instansi di Kabupaten Ngawi agar lebih memahami indikator penilaian IGA dan mampu meningkatkan kualitas inovasi daerah masing-masing.

Selama periode Januari hingga Mei 2026, berbagai konten reels dan literasi inovasi yang diunggah melalui media sosial Bappeda Ngawi merupakan hasil produksi dan pengembangan dari tim mahasiswa magang bersama Bidang LITBANG Bappeda Ngawi. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan kemampuan akademik ke dalam dunia kerja sekaligus mendukung pengembangan inovasi digital di lingkungan pemerintahan daerah.
Selain itu, pembuatan konten literasi inovasi daerah melalui media sosial Bappeda Ngawi turut mendukung SDGs poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, dengan memberikan edukasi dan pemahaman kepada perangkat daerah serta masyarakat mengenai indikator inovasi daerah dan pentingnya budaya inovasi. Penyebaran informasi secara digital juga mendukung peningkatan literasi publik yang lebih inklusif dan mudah diakses.
Bidang LITBANG Bappeda Ngawi turut mengapresiasi semangat, kreativitas, dan dedikasi mahasiswa magang selama melaksanakan kegiatan di lingkungan Bappeda Ngawi. Kehadiran mahasiswa dinilai mampu memberikan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung pengembangan inovasi digital daerah serta penyebaran informasi literasi inovasi kepada masyarakat dan perangkat daerah.
Keempat mahasiswa magang juga sepakat bahwa pengalaman selama berada di Bidang LITBANG Bappeda Ngawi memberikan banyak pembelajaran dan pengalaman berharga. Mereka memperoleh pemahaman secara langsung mengenai proses pengembangan inovasi daerah, pengelolaan sistem digital pemerintahan, hingga strategi penyampaian informasi publik melalui media sosial.
Kegiatan magang ini juga sejalan dengan SDGs poin 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, karena terjalinnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan inovasi, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta pembangunan daerah berbasis teknologi dan pengetahuan. Program magang ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan dapat lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah.