Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat Desa Simo. Banyak warga mengalami penurunan pendapatan akibat terbatasnya aktivitas ekonomi. Untuk membantu pemulihan ekonomi sekaligus memanfaatkan potensi desa, Pemerintah Desa Simo menghadirkan inovasi Pujasera SIGURU (Simo Guyub Rukun) sebagai pusat kuliner yang menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produknya.

Pujasera SIGURU dikembangkan sebagai pusat jajanan yang menampung berbagai produk kuliner dan usaha mikro milik masyarakat Desa Simo. Melalui inovasi ini, pelaku UMKM memperoleh tempat untuk mempromosikan dan menjual produknya sehingga memiliki peluang pasar yang lebih luas. Selain mendukung pemasaran produk lokal, pujasera juga menjadi ruang berkumpul masyarakat serta daya tarik bagi pengunjung dari luar desa. Program ini memanfaatkan potensi dan sumber daya desa untuk membangun ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Pemerintah desa mendorong masyarakat agar terus berinovasi dalam menciptakan produk khas desa sebagai identitas daerah. Kehadiran Pujasera SIGURU juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).
Selain menjadi pusat kegiatan ekonomi, Pujasera SIGURU juga memperkuat semangat kebersamaan masyarakat sesuai makna Simo Guyub Rukun. Kolaborasi antara pemerintah desa, pelaku UMKM, dan warga menciptakan lingkungan usaha yang saling mendukung sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal. Dengan adanya pusat kuliner ini, potensi desa dapat dikenal lebih luas dan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.
Pujasera SIGURU merupakan inovasi Desa Simo yang berfokus pada pengembangan wisata kuliner sebagai upaya membangkitkan perekonomian masyarakat. Melalui pemberdayaan UMKM dan pemanfaatan potensi lokal, inovasi ini mampu meningkatkan pendapatan warga, memperkuat identitas desa, serta menciptakan pusat ekonomi kreatif yang berkelanjutan.