NGAWI — Bergerak cepat pasca dibukanya gelaran Innovative Government Award (IGA) 2026 oleh Kemendagri, Pemerintah Kabupaten Ngawi langsung merapatkan barisan. Melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda, Pemkab Ngawi menggelar pertemuan daring via Zoom Meeting pada Rabu (24/06/2026) untuk memperkuat kapasitas para pengelola inovasi di seluruh penjuru kabupaten.

Agenda strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Bappeda Kabupaten Ngawi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya komitmen bersama dan gerak cepat seluruh elemen pemerintahan untuk mempertahankan serta meningkatkan kualitas inovasi yang ada di Kabupaten Ngawi.
Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan teknis yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Litbang Bappeda Ngawi. Dalam sesi tersebut, Kabid Litbang membedah secara rinci indikator-indikator penilaian IGA 2026 yang menjadi parameter krusial tahun ini. Penjelasan ini dimaksudkan agar setiap instansi dapat memetakan, mendokumentasikan, dan menginput data inovasi mereka secara akurat dan memenuhi standar nasional.

Antusiasme terhadap koordinasi ini terlihat dari masifnya jumlah peserta yang bergabung. Zoom Meeting ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, hingga jajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Ngawi. Pelibatan lini terbawah hingga sektor pendidikan ini menegaskan bahwa komitmen inovasi di Ngawi dibangun secara inklusif.
Melalui penguatan yang masif dan terstruktur ini, Kabupaten Ngawi menaruh harapan besar pada kompetisi tahun ini. Konsolidasi di awal masa penilaian ini ditargetkan mampu menjadi pelecut semangat agar Kabupaten Ngawi kembali sukses menyabet gelar sebagai Daerah Terinovatif di ajang prestisius IGA 2026.