LAWIKA: Belajar Aksara Jawa dan Budaya Ngawi Lewat Permainan Edukatif

Aksara Jawa merupakan bagian dari warisan budaya yang masih dipelajari di sekolah. Namun, tingkat kerumitan aksara dan metode pembelajaran yang dianggap kurang menarik membuat sebagian generasi muda kesulitan serta kurang berminat mempelajarinya. Kearifan lokal juga mulai dianggap kuno dan kurang dekat dengan kehidupan generasi muda. Kondisi tersebut mendorong hadirnya LAWIKA (Ular Tangga Ngawi Caraka) sebagai media pembelajaran yang menggabungkan aksara Jawa dan budaya lokal Kabupaten Ngawi dalam permainan ular tangga yang edukatif dan interaktif.

LAWIKA mengembangkan konsep permainan ular tangga menjadi media belajar yang menyenangkan. Pemain tidak hanya bermain, tetapi juga mengenal aksara Jawa, tradisi, sejarah, dan berbagai kearifan lokal Kabupaten Ngawi melalui materi yang disajikan dalam permainan. Dalam satu paket LAWIKA terdapat Kartu Lakon, Kartu Quiz, dan Kartu Aksara. Ketiga kartu tersebut digunakan untuk mengenalkan budaya lokal sekaligus melatih penggunaan aksara Jawa. Pion permainan juga dirancang terinspirasi dari Pithecanthropus erectus, sedangkan dadu memanfaatkan limbah kayu sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui konsep tersebut, LAWIKA dapat menjadi alternatif media pembelajaran bagi pelajar dan tenaga pendidik. Permainan ini membantu menciptakan proses belajar yang lebih aktif sekaligus mendukung pelestarian aksara Jawa dan budaya lokal Ngawi.

LAWIKA menjadi inovasi permainan edukatif yang memadukan pembelajaran aksara Jawa dengan pengenalan kearifan lokal Kabupaten Ngawi. Melalui konsep permainan yang interaktif dan pemanfaatan bahan daur ulang, LAWIKA mendukung pembelajaran budaya yang lebih menarik, menyenangkan, dan ramah lingkungan.

Scroll to Top