Sektor pertanian merupakan sumber mata pencaharian utama masyarakat Desa Sriwedari. Meskipun memiliki lahan yang subur, produktivitas pertanian masih belum optimal karena penggunaan teknologi yang terbatas, pola tanam yang masih konvensional, serta minimnya pengolahan hasil panen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan inovasi TINTA MAS (Tingkatkan Pertanian untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Sriwedari) sebagai upaya membangun pertanian yang lebih modern, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

TINTA MAS menerapkan pendekatan pertanian terpadu yang mencakup peningkatan kapasitas petani, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah. Program ini diawali dengan pembentukan Kelompok Tani Inovatif Sriwedari (KTIS), pelatihan budidaya modern, penggunaan pupuk organik, sistem irigasi hemat air, serta pembangunan Unit Pengolahan Hasil Pertanian (UPHP). Melalui langkah tersebut, hasil pertanian tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, tetapi diolah menjadi berbagai produk seperti keripik, minuman herbal, dan olahan cabai maupun tomat yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Selain meningkatkan produktivitas pertanian, inovasi ini juga memperluas akses pemasaran melalui media sosial dan platform digital sehingga produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Program ini turut melibatkan kelompok wanita tani dan generasi muda dalam kegiatan produksi maupun pemasaran, sehingga tercipta peluang usaha baru di desa. Hasil pelaksanaannya menunjukkan peningkatan produktivitas pertanian, terbentuknya beberapa unit usaha pengolahan hasil tani, serta meningkatnya pendapatan petani melalui penjualan produk olahan yang bernilai tambah.
TINTA MAS merupakan inovasi yang mengembangkan sektor pertanian secara menyeluruh, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen. Melalui penerapan teknologi sederhana, pengolahan produk, dan pemberdayaan masyarakat, program ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat perekonomian desa, serta menciptakan sistem pertanian yang lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan.