SI_R2 Sistem Informasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Sistem Cerdas BPBD Ngawi Percepat Pendataan Kerugian Bencana Berbasis Digital

Ngawi— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penanganan pascabencana melalui inovasi digital bernama SI_R2 (Sistem Informasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi). Sistem ini dikembangkan sebagai solusi modern dalam proses pendataan kerugian akibat bencana, baik kerugian material maupun non-material, yang selama ini kerap membutuhkan waktu lama dan rawan ketidaktepatan data.

Inovasi SI_R2 mulai dirintis sejak tahun 2020 sebagai bentuk transformasi digital dalam manajemen kebencanaan di daerah. Seiring dengan kebutuhan akan data yang lebih cepat dan akurat, pemanfaatannya kemudian dioptimalkan pada tahun 2023. Melalui sistem ini, petugas di lapangan dapat langsung melakukan input data menggunakan smartphone saat berada di lokasi terdampak bencana.Data yang dikumpulkan tidak hanya mencakup rumah warga yang rusak, tetapi juga infrastruktur publik seperti jalan, jembatan, pasar, sekolah, hingga fasilitas ibadah. Bahkan, sistem ini juga memungkinkan pemetaan tingkat kerusakan secara lebih terstruktur sehingga memudahkan pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan.

Tidak hanya melibatkan petugas BPBD, implementasi SI_R2 juga memperkuat kolaborasi dengan relawan masyarakat serta perangkat daerah terkait. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pengumpulan data sekaligus memastikan akurasi informasi di lapangan. Dengan adanya SI_R2, proses penanganan pascabencana di Kabupaten Ngawi diharapkan dapat berjalan lebih efektif, mulai dari tahap tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Data yang tersaji secara cepat dan terintegrasi menjadi dasar utama bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah pemulihan yang lebih tepat sasaran, sehingga dampak bencana dapat segera diminimalisir dan aktivitas masyarakat dapat kembali pulih lebih cepat.

Scroll to Top