Ngawi — Pemerintah Kabupaten Ngawi menghadirkan inovasi PASTI (Pengelolaan Aset Terintegrasi) sebagai langkah digital untuk memperkuat tata kelola aset daerah yang lebih tertib, transparan, dan efisien. Dalam dokumen resmi inovasi daerah Kabupaten Ngawi, PASTI tercantum sebagai salah satu inovasi pemerintahan daerah.

Sebelum inovasi ini hadir, pengelolaan aset pemerintah masih menghadapi tantangan karena pendataan, pemantauan, dan pengawasan aset belum sepenuhnya terintegrasi dalam satu sistem. Kondisi ini berpotensi membuat proses inventarisasi lebih lambat, rawan kesalahan pencatatan, dan menyulitkan pemantauan aset secara menyeluruh. Melalui PASTI, situasi tersebut mulai berubah karena data aset diarahkan untuk dihimpun dalam satu sistem digital yang lebih rapi dan mudah diakses.
Salah satu keunggulan PASTI adalah penggunaan kartu aset dengan QR Code unik pada setiap barang milik daerah. QR Code tersebut ditempel pada fasilitas atau peralatan, sehingga data seperti nomor registrasi, kondisi, lokasi, hingga status kepemilikan dapat diakses secara instan melalui pemindaian dengan ponsel pintar. Pendekatan ini membuat proses inventarisasi menjadi lebih cepat, lebih praktis, dan lebih akurat dibanding cara manual. Pernyataan soal aset daerah sebagai bagian penting tata kelola pemerintahan daerah juga sejalan dengan dokumen resmi Pemkab Ngawi.
Kehadiran PASTI tidak hanya mempermudah pencatatan, tetapi juga mendukung budaya kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sistem ini memungkinkan pegawai untuk menginput, memperbarui, dan memantau kondisi aset secara digital tanpa harus bergantung pada dokumen manual. Dengan data yang tersaji dalam satu sistem, proses pelaporan, audit, dan pengawasan menjadi lebih mudah dilakukan, sementara risiko kehilangan atau penyalahgunaan aset dapat ditekan.
PASTI membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan ketertiban administrasi aset, memperkuat pengawasan, serta menyediakan data yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan kebutuhan pengadaan, perawatan, hingga penghapusan aset di masa mendatang. Inovasi ini menjadi bukti komitmen Kabupaten Ngawi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih modern, berbasis data, dan akuntabel.