Ngawi – Program inovasi KALI GUNTING (Gerakan Peduli Pencegahan dan Penurunan Stunting) yang digagas di wilayah kerja Puskesmas Pangkur, Kabupaten Ngawi, menjadi langkah konkret dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Program ini hadir sebagai respon atas masih tingginya kasus stunting yang menjadi perhatian nasional, di mana kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif serta kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Berdasarkan data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Indonesia masih tergolong tinggi, termasuk di Jawa Timur dan Kabupaten Ngawi. Meski angka stunting di wilayah Puskesmas Pangkur sempat berada di bawah target nasional, potensi peningkatan kasus tetap ada akibat berbagai faktor, seperti kurangnya pemahaman gizi, kondisi kesehatan ibu, hingga kesalahan dalam pengukuran dan pelaporan data balita. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dari hulu ke hilir.
Melalui inovasi KALI GUNTING, upaya pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada balita, tetapi juga menyasar remaja dan ibu hamil sebagai langkah preventif sejak dini. Program ini melibatkan lintas sektor serta kader kesehatan sebagai ujung tombak di masyarakat. Salah satu strategi utamanya adalah melakukan verifikasi hasil penimbangan balita secara berkala, serta pendampingan intensif bagi balita yang mengalami indikasi gangguan pertumbuhan untuk segera mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan.
Selain itu, KALI GUNTING juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader dalam melakukan pengukuran, pencatatan, serta edukasi kepada masyarakat. Kader tidak hanya berperan sebagai petugas lapangan, tetapi juga sebagai agen perubahan perilaku yang mendorong kesadaran keluarga terhadap pentingnya gizi dan kesehatan. Program ini turut memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan adanya gerakan ini, diharapkan angka stunting dapat terus menurun serta mencegah munculnya kasus baru di masa mendatang. Sinergi antara tenaga kesehatan, kader, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. KALI GUNTING diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Ngawi.