Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, termasuk bagi para transmigran. Salah satu terobosan terbaru adalah hadirnya inovasi KONSULTAN (Komunikasi dan Solusi bagi Transmigran Asal Ngawi) yang dirancang sebagai wadah komunikasi dan konsultasi bagi warga Ngawi yang mengikuti program transmigrasi. Program ini muncul sebagai respons atas berbagai permasalahan yang dihadapi transmigran, mulai dari adaptasi lingkungan hingga kendala administratif seperti keterlambatan penerbitan sertifikat lahan.

Program transmigrasi sendiri selama ini menjadi upaya pemerintah dalam mengurangi ketimpangan penduduk serta mendorong pemerataan pembangunan antar daerah. Namun, dalam pelaksanaannya, tidak sedikit transmigran yang menghadapi tantangan di daerah tujuan, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun infrastruktur. Minimnya akses komunikasi dengan pemerintah daerah asal membuat berbagai keluhan tersebut sering kali tidak tertangani secara optimal dan berpotensi menimbulkan ketidakpuasan.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Ngawi menghadirkan inovasi KONSULTAN berbasis digital yang memungkinkan transmigran menyampaikan aduan dan berkonsultasi secara mudah. Melalui platform ini, transmigran dapat mengakses layanan secara daring kapan saja, memantau status aduan secara real time, serta mendapatkan pendampingan melalui fitur chat, video call, maupun forum diskusi. Sistem ini juga terintegrasi dengan berbagai instansi terkait guna mempercepat penyelesaian permasalahan yang dihadapi transmigran.
Selain itu, inovasi ini juga didukung dengan sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat, salah satunya di Desa Plosolor, guna memberikan pemahaman terkait program transmigrasi serta peluang yang ditawarkan. Pemerintah menegaskan bahwa transmigrasi bukan sekadar perpindahan penduduk, melainkan kesempatan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan adanya KONSULTAN, diharapkan proses pendampingan tidak hanya berhenti pada tahap pemberangkatan, tetapi berlanjut hingga transmigran mampu beradaptasi dan mandiri di daerah tujuan.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap dapat menciptakan komunikasi yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan dengan para transmigran. Selain membantu mempercepat penyelesaian masalah, KONSULTAN juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program transmigrasi serta mendorong kesejahteraan yang lebih merata. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas sektor, inovasi ini menjadi langkah nyata menuju pelayanan publik yang lebih responsif dan inklusif.